Friday, November 20, 2015

E-COMMERCE DAN E-BUSINESS

E-Commerce
A. Pengertian E-Commerce menurut beberapa sumber
Dalam buku Jony Wong dituliskan bahwa pengertian E-Commerce adalah pembelian (buying), penjualan (selling) dan pemasaran (marketing) barang serta jasa melalui sistem eletronik. Seperti televisi, radio dan jaringan komputer ataupun Internet. E-Commerce meliputi transfer dana secara eletronik, pertukaran dan pengumpulan data. Semua ditaruh dalam sistem manajemen inventori otomatis. Perdagangan eletronik ini sudah masuk dalam kategori industri teknologi informasi. Karena semua jenis usahanya melibatkan aplikasi dan penerapan sistem IT.
Menurut Sunarto, bahwa pengertian E-Commerce adalah sarana menjual produk secara online dengan fasilitas internet atau perdagangan secara eletronik yang dilakukan dengan memanfaatkan jaringan telekomunikasi, terutama internet.
Pengertian E-Commerce menurut Mark Van Ketel dan Tim Nelson dalam searchio bahwa pengertian E-Commerce adalah pembelian dan penjualan barang dan jasa atau pengiriman uang/dana ataupun data, melalui jalur eletronik, jaringan terutama internet. E-Commerce dapat terjadi antara sesama perusahaan atau bisnis, pemilik bisnis dengan konsumer, konsumen kepada pemilik usaha. Istilah E-Commerce dan e-bisnis terkadang disama artikan. istilah e-tail kadang digunakan sebagai proses transaksi dalam retail online.
Pengertian E-Commerce yang diambil dari Investopedia, bahwa pengertian E-Commerce adalah model bisnis atau usaha yang membuat sebuah perusahaan
ataupun individu untuk melakukan transaksi bisnis melalui jaringan atau peralatan eletronik, khususnya jaringan internet.

B. Jenis-jenis E-Commerce
Kegiatan E-Commerce mencakup banyak hal, untuk membedakannya E-Commerce dibedakan menjadi 2 berdasarkan karakteristiknya:
1.     Business to Business, karakteristiknya:
       Trading partners yang sudah saling mengetahui dan antara mereka sudah terjalin hubungan yang berlangsung cukup lama.
       Pertukaran data dilakukan secara berulang-ulang dan berkala dengan format data yang telah disepakati bersama.
       Salah satu pelaku tidak harus menunggu rekan mereka lainnya untuk mengirimkan data.
       Model yang umum digunakan adalah peer to peer, di mana processing intelligence dapat didistribusikan di kedua pelaku bisnis.
2.     Business to Consumer, karakteristiknya:
       Terbuka untuk umum, di mana informasi disebarkan secra umum pula.
       Servis yang digunakan juga bersifat umum, sehingga dapat digunakan oleh orang banyak.
       Servis yang digunakan berdasarkan permintaan.
       Sering dilakukan sistim pendekatan client-server.
(Onno W. Purbo & Aang Arif. W; Mengenal E-Commerce, hal 4-5)

C. Tujuan Menggunakan E-Commerce dalam Dunia Bisnis
Tujuan suatu perusahaan menggunakan sistim E-Commerce adalah dengan menggunakan E-Commerce maka perusahaan dapat lebih efisien dan efektif dalam meningkatkan keuntungannya.

D. Dampak Positif dan Negatif E-Commerce.
Didalam dunia E-Commerce pasti terdapat dampak positif dan negativenya. Dampak positifnya, yaitu :
1.      Revenue Stream (aliran pendapatan) baru yang mungkin lebih menjanjikan yang tidak bisa ditemui di sistem transaksi tradisional.
2.      Dapat meningkatkan market exposure (pangsa pasar).
3.      Menurunkan biaya operasional(operating cost).
4.      Melebarkan jangkauan (global reach).
5.      Meningkatkan customer loyality.
6.      Meningkatkan supplier management.
7.      Memperpendek waktu produksi.
8.      Meningkatkan value chain (mata rantai pendapatan).
Dampak negativenya, yaitu :
1.      Kehilangan segi finansial secara langsung karena kecurangan. Seorang penipu mentransfer uang dari rekening satu ke rekening lainnya atau dia telah mengganti semua data finansial yang ada.
2.      Pencurian informasi rahasia yang berharga. Gangguan yang timbul bisa menyingkap semua informasi rahasia tersebut kepada pihak-pihak yang tidak berhak dan dapat mengakibatkan kerugian yang besar bagi si korban.
3.      Kehilangan kesempatan bisnis karena gangguan pelayanan. Kesalahan ini bersifat kesalahan non-teknis seperti aliran listrik tiba-tiba padam.
4.      Penggunaan akses ke sumber oleh pihak yang tidak berhak. Misalkan seorang hacker yang berhasil membobol sebuah sistem perbankan. Setelah itu dia memindahkan sejumlah rekening orang lain ke rekeningnya sendiri.
5.      kepercayaan dari para konsumen. Ini karena berbagai macam faktor seperti usaha yang dilakukan dengan sengaja oleh pihak lain yang berusaha menjatuhkan reputasi perusahaan tersebut.
6.      Kerugian yang tidak terduga. Disebabkan oleh gangguan yang dilakukan dengan sengaja, ketidakjujuran, praktek bisnis yang tidak benar, kesalahan faktor manusia, kesalahan faktor manusia atau kesalahan sistem elektronik.

E-Business
A. Pengertian E-Business menurut beberapa sumber
E-Business adalah praktek pelaksanaan dan pengelolaan proses bisnis utama seperti perancangan produk, pengelolaan pasokan bahan baku, manufaktur, penjualan, pemenuhan pesanan, dan penyediaan servis melalui penggunaan teknologi komunikasi, komputer, dan data yang telah terkomputerisasi. (Steven Alter. Information System: Foundation of E-Business. Prentice Hall. 2002 )
E-Business meliputi semua hal yang harus dilakukan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) untuk melakukan kegiatan bisnis antar organisasi maupun dari organisasi ke konsumen. ( Sid L. Huff, dkk. 2000. Cases in Electronic Commerce. McGraw-Hill )
E-Business adalah mengenai penggunaan teknologi internet untuk melakukan transformasi proses bisnis yang dilakukan. Bentuk E-Business yang paling mudah terlihat adalah pembelian barang secara online baik retail maupun grosir. ( Samantha Shurety.1999. E-Business with Net.Commerce. Prentice Hall )
Definisi E-Business menurut IBM adalah sebuah pendekatan yang aman, fleksibel, dan terintegrasi untuk memberikan nilai bisnis yang berbeda dengan mengkombinasikan system dan proses yang menjalankan operasi bisnis utama dengan pemanfaatan teknologi internet. (Christoper Stoole. 2000. E-Business – Just What is It? http://ebusiness.about.com/industry )
E-Business adalah mengelola bisnis di internet yang terkait dengan pembelian, penjualan, pelayanan terhadap konsumen, dan kolaborasi antar rekan bisnis. Istilah E-Business pertama kali digunakan salah satunya oleh IBM pada tahun 1997. ( SearchCIO.com )

B. Manfaat E-Business
Bagi perusahaan
         Memperluas pasar hingga mancakup pasar nasional dan pasar global
         Menekan biaya penyusunan, memproses, mendistribusikan, meyimpanan dan mengakses informasi berbasis kertas
         Menekan waktu antara pembayaran dan penerimaan prpduk/jasa.
         Memperpendek jarak
         Efisien
         Perluasan jaringa mitra
         Cash flow terjamin
Bagi konsumen
         Memungkin konsumen berbelanja atau melakukan transaksi lainny setiap saat (24 jam sehari) dan dimana saja
         Memberikan pilihan produk dan pemasok yang lebih banyak kepada pelanggan.
         Memungkinkan konsumen dalam mendapatkan produk atau jasa yang lebih murah.
         Memungkinkan pelanggan berinteraksi dengan pelanggan lainnya dalan electronic communities dan saling bertukar  gagasan serta pengalaman.
         Memfasilitasi kompetisi yang mengarah pada diskon subtansional bagi pelanggannya.
Bagi masyarakat
         Memungkinkan lebih banyak orang bekerja di rumah dan jarang berpergian untuk belanja, sehingga kemacetan dan populasi udara berkurang.
         Memungkinkan beberapa jenis barang dijual dengan harga murah, sehingga harga terjangkau.
         Memungkinkan masyarakat di Negara berkembang dan kawasan perdalaman menikmati produk dan jasa relative langka di tempat tinggalnya atau jarak yang jauh untuk memperolehnya.
         Peluang kerja baru
Dunia akademis
         Tantangan baru
         Para peneliti tertantang untuk melakukan analisis terhadap pergeseran pola bisnis
         Membuka kerangka baru dalam penjualan jasa pendidikan.


E-Commerce Vs E-Business
Perbedaan yang mendasar antara E-Commerce dan E-Business adalah bahwa tujuan E-Commerce memang benar-benar money oriented (berorientasi pada perolehan uang), sedangkan E-Business berorientasi pada kepentingan jangka panjang yang sifatnya abstrak seperti kepercayaan konsumen, pelayanan terhadap konsumen, peraturan kerja, relasi antar mitra bisnis, dan penanganan masalah sosial lainnya. Selain perbedaan seperti yang telah disebutkan, E-Commerce dan E-Business juga memiliki kesamaan tujuan utama yaitu memajukan perusahaan yang lebih besar dari sebelumnya. E-Commerce dan E-Business merupakan terobosan yang dapat mendongkrak penjualan melalui online marketing dan sebagai sarana mempromosikan produk melalui media Internet.



Sumber :

No comments:

Post a Comment